Ulasan Trading dan Kiat-kiat Trading untuk Yen Jepang
Pengujian level harga 155,95 bertepatan saat indikator MACD sudah bergerak naik secara signifikan dari garis nol, yang membatasi potensi kenaikan pasangan ini. Oleh karena itu, saya tidak membeli dolar. Pengujian kedua pada 155,95 mengarah pada pelaksanaan Skenario Jual No. 2, yang mengakibatkan pasangan ini turun lebih dari 30 poin.
Hari ini, data positif pertumbuhan indeks aktivitas bisnis sektor jasa di Jepang sudah dirilis, tetapi angka-angka ini tidak memberikan dukungan pada yen. Situasi yang tampaknya paradoks ini dijelaskan oleh beberapa faktor yang saling terkait yang menetralkan dampak positif dari statistik makroekonomi. Pertama, perhatian pasar terfokus pada kebijakan moneter masa depan Bank of Japan. Meskipun data positif, para investor tetap skeptis terhadap waktu dan skala kenaikan suku bunga lebih lanjut. Kedua, faktor global terus memberikan pengaruh dominan pada yen. Penguatan dolar, yang didorong oleh ekspektasi jeda dalam siklus penurunan suku bunga, memberikan tekanan ke bawah pada mata uang Jepang. Ketiga, ketidakpastian geopolitik juga berperan.
Untuk strategi intraday, saya akan lebih mengandalkan pelaksanaan Skenario No. 1 dan No. 2.
Skenario Pembelian
Skenario No. 1: Hari ini, saya berencana membeli USD/JPY saat mencapai titik masuk sekitar 156,40 (garis hijau pada grafik), dengan target pertumbuhan di 156,73 (garis tebal hijau pada grafik). Di sekitar 156,73, saya berencana keluar dari posisi beli dan membuka posisi jual ke arah sebaliknya (dengan target pergerakan 30–35 poin ke arah berlawanan dari level ini). Sebaiknya kembali beli pasangan ini selama koreksi dan pullback signifikan pada USD/JPY. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai naik dari situ.
Skenario No. 2: Saya juga berencana membeli USD/JPY hari ini jika level 156,18 diuji dua kali berturut-turut sementara indikator MACD berada di area oversold. Ini akan membatasi potensi penurunan dan memicu pembalikan pasar ke atas. Pertumbuhan menuju level sebaliknya 156,40 dan 156,73 dapat diantisipasi.
Skenario Penjualan
Skenario No. 1: Saya berencana menjual USD/JPY hari ini hanya setelah level 156,18 diperbarui (garis merah pada grafik), yang akan menyebabkan penurunan cepat pada pasangan ini. Target utama bagi penjual terletak di level 155,86, tempat saya berencana keluar dari posisi jual dan segera membuka posisi beli ke arah sebaliknya (dengan target pergerakan 20–25 poin ke arah berlawanan dari level ini). Lebih baik jual setinggi mungkin. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai turun dari situ.
Skenario No. 2: Saya juga berencana menjual USD/JPY hari ini jika level 156,40 diuji dua kali berturut-turut sementara indikator MACD berada di area overbought. Ini akan membatasi potensi kenaikan dan memicu pembalikan pasar ke bawah. Penurunan menuju level sebaliknya 156,18 dan 155,86 dapat diantisipasi.

Informasi di Grafik
Catatan: Trader pemula di pasar forex perlu sangat berhati-hati saat membuat keputusan untuk memasuki pasar. Sebelum rilis laporan fundamental penting, sebaiknya tetap di luar pasar untuk menghindari fluktuasi harga yang tajam. Jika Anda memutuskan untuk trading selama rilis berita, selalu tempatkan stop order untuk meminimalkan kerugian. Tanpa stop order, Anda dapat dengan cepat kehilangan seluruh deposit Anda, terutama jika Anda tidak menggunakan manajemen uang dan trading dalam volume besar.
Ingat bahwa trading yang sukses memerlukan rencana trading yang jelas, seperti yang saya sajikan di atas. Keputusan trading spontan berdasarkan situasi pasar saat ini adalah strategi yang merugikan bagi trader intraday.
TAUTAN CEPAT