Pada grafik per jam, pasangan GBP/USD berbalik menguat mendukung pound pada hari Selasa dan terkonsolidasi di atas level 1.3199–1.3214. Dengan demikian, pergerakan naik berpotensi berlanjut menuju level resistance 1.3341–1.3352. Pantulan harga dari level ini akan mendukung dolar AS dan memicu koreksi turun menuju level 1.3214. Konsolidasi pasangan di atas level tersebut akan meningkatkan peluang kelanjutan kenaikan menuju level resistance berikutnya di 1.3437–1.3465.
Skenario pergerakan gelombang kembali mengambil arah negatif. Gelombang kenaikan terakhir yang sudah selesai hanya berhasil sedikit melampaui puncak sebelumnya, sementara gelombang penurunan terbaru berhasil menembus level terendah yang ada sebelumnya. Kondisi berita untuk pound tetap kurang mendukung, dan aspek geopolitik hampir sepenuhnya memberikan keuntungan kepada pihak bearish di pasar. Konflik di Iran terus menjadi faktor utama yang mendukung mata uang AS dalam beberapa bulan terakhir. Pihak bullish hanya bisa berharap pada berakhirnya perang di wilayah Timur Tengah, penurunan harga minyak, serta tercapainya gencatan senjata di antara semua pihak yang terlibat dalam konflik.
Pada hari Selasa, berita muncul dari Inggris dan AS. Di Inggris, laporan PDB kuartal ketiga dirilis, yang tidak mungkin memberikan pengaruh besar bagi pihak bullish. Di AS, laporan JOLTS tentang lowongan pekerjaan di bulan Februari dirilis, yang mengecewakan pihak bearish. Namun, momen penting pada hari Selasa dan Rabu bukanlah data ekonomi. Pertama, Donald Trump mengungkapkan ketidaknyamanannya untuk melanjutkan perang di Iran selama beberapa bulan mendatang. Selanjutnya, Trump menyatakan bahwa ia tidak terlalu khawatir tentang isu di Selat Hormuz, dan negara-negara yang berkepentingan seharusnya menyelesaikan masalah blokadenya. Terakhir, Jerome Powell meyakinkan pelaku pasar bahwa komite FOMC tidak berencana untuk memperketat kebijakan moneter dalam waktu dekat. Dengan munculnya harapan akan berakhirnya konflik bersenjata di Timur Tengah, keputusan The Fed untuk tidak menaikkan suku bunga, dan lemahnya data AS, pihak bullish berhasil melancarkan serangan balik. Meskipun begitu, potensi mereka tetap terhambat oleh faktor geopolitik.

Pada grafik 4 jam, pasangan ini terkonsolidasi di atas kanal tren menurun, yang sama sekali tidak memberikan keuntungan bagi pihak bull. Untuk saat ini, saya menyarankan fokus pada grafik per jam, karena gambaran teknikal pada grafik 4 jam tidak terlalu jelas. Tidak terlihat adanya divergensi yang muncul hari ini pada indikator mana pun.
Laporan Commitments of Traders (COT):

Sentimen kategori trader "Non-commercial" menjadi semakin bearish selama minggu pelaporan terakhir. Selama tujuh minggu berturut-turut, trader non-commercial secara aktif meningkatkan penjualan dan mengurangi pembelian. Jumlah posisi long yang dimiliki spekulan bertambah 2.166, sementara jumlah posisi short berkurang 4.927. Kesenjangan antara posisi long dan short kini secara efektif: 46.000 versus 105.000. Dalam beberapa minggu terakhir, pelaku pasar bearish mendominasi, yang tidak mengherankan mengingat situasi geopolitik. Saya masih belum percaya pada tren bearish untuk pound, namun sekarang semuanya tidak lagi bergantung pada indikator ekonomi, kebijakan perdagangan Trump, atau kebijakan moneter bank sentral, melainkan pada durasi, skala, dan konsekuensi perang di Timur Tengah.
Selama setahun terakhir, pound terlihat sebagai mata uang yang lebih aman dibandingkan dolar—lebih stabil dan dengan prospek ekonomi yang lebih jelas. Namun, dalam beberapa bulan terakhir, koreksi telah dimulai sambil tetap mempertahankan tren bullish, dan kemudian konflik di Timur Tengah mulai meningkat hampir setiap hari. Geopolitik tetap menjadi satu-satunya alasan penguatan dolar AS.
Kalender berita untuk AS dan Inggris:
Pada 1 April, kalender ekonomi memuat tiga rilis, masing-masing dengan tingkat kepentingan tertentu. Dampak latar belakang berita terhadap sentimen pasar pada hari Rabu kemungkinan akan moderat pada paruh kedua hari.
Prakiraan GBP/USD dan saran untuk trader:
Penjualan pasangan ini dimungkinkan jika terjadi rebound pada chart per jam dari level 1.3341–1.3352, dengan target 1.3199–1.3214. Pembelian dimungkinkan jika terjadi konsolidasi di atas level 1.3199–1.3214, dengan target 1.3341–1.3352. Transaksi ini dapat tetap dibuka hari ini.
Level Fibonacci dibangun dari 1.3341–1.3866 pada chart per jam dan dari 1.3012–1.3868 pada chart 4 jam.
TAUTAN CEPAT