Indická společnost poskytující IT služby Tata Consultancy Services (NS:NSE:TCS) ve čtvrtek oznámila tržby za první čtvrtletí, které nedosáhly očekávání analytiků.
Konsolidované tržby společnosti vzrostly meziročně o 1,3 % na 634,37 miliardy rupií (7,40 miliardy dolarů) za čtvrtletí končící v červnu.
Tento údaj je nižší než průměrný odhad analytiků ve výši 646,66 miliardy rupií podle údajů sestavených LSEG.
Výsledky poukazují na přetrvávající výzvy v odvětví IT služeb, kde zákazníci nadále omezují investice do technologií kvůli ekonomické nejistotě.
Pada hari Jumat, pasangan mata uang EUR/USD bergerak dengan volatilitas rendah karena Hari Kemerdekaan AS. Semua bursa di Amerika tutup pada hari itu, dan rilis data pengangguran serta pasar tenaga kerja bahkan dimajukan ke hari Kamis. Alhasil, tidak ada peristiwa menarik maupun pergerakan harga yang signifikan. Secara keseluruhan, pasangan EUR/USD masih berada dalam fase koreksi di dalam tren menurun, yang terlihat jelas pada time frame per jam. Garis tren menurun memang sempat tertembus satu kali, tetapi hal itu tidak mengakhiri tren tersebut. Pasar terus mengabaikan semua faktor yang mendukung euro, dan kenaikan terakhir pada pasangan ini terlalu lemah untuk disebut sebagai sebuah tren. Dengan demikian, tampaknya penguatan dolar AS akan kembali berlanjut. Agar hal itu terjadi, garis tren naik perlu ditembus. Tidak ada peristiwa penting pada hari Jumat baik di Zona Euro maupun di AS. Laporan Nonfarm terakhir memang memicu pelemahan dolar, tetapi para pelaku pasar tampaknya masih belum mempertimbangkan pembelian jangka menengah atas pasangan ini.

Pada time frame 5 menit, satu sinyal beli terbentuk pada hari Jumat. Selama sesi perdagangan Asia, harga memantul dari area 1,1420–1,1432, tetapi para trader tidak melihat adanya kenaikan kuat sepanjang hari. Meski demikian, sinyal tersebut terbukti valid, dan hari ini sinyal itu berpeluang terulang dengan pantulan kedua dari area yang sama.
Pada time frame per jam, tren menurun dua bulan masih bertahan. Dengan telah ditandatanganinya kesepakatan antara Iran dan AS, pasar memiliki satu alasan lebih sedikit untuk membeli dolar AS. Namun, pasar tampaknya tidak mengindahkan fakta ini dan secara umum mengabaikan hampir semua faktor yang mendukung euro. Oleh karena itu, penguatan dolar AS saat ini tidak memiliki alasan yang jelas dan mudah dipahami. Koreksi dapat berakhir kapan saja.
Pada hari Senin, trader pemula dapat membuka posisi jual dengan target 1,1354–1,1363 jika harga berkonsolidasi di bawah area 1,1420–1,1432. Posisi beli dapat dibuka dengan target 1,1527–1,1531 jika harga memantul dari area 1,1420–1,1432.
Pada time frame 5 menit, level yang perlu diperhatikan meliputi 1,1292, 1,1354–1,1363, 1,1420–1,1432, 1,1527–1,1531, 1,1584–1,1594, 1,1655–1,1666, 1,1745–1,1754, dan 1,1830–1,1837. Pada hari Senin, dijadwalkan pidato baru dari Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde dan rilis data penjualan ritel serta harga produsen di Zona Euro. Di AS, PMI Jasa ISM yang berstatus "penting" akan dirilis hari ini.
Level harga support dan resistance merupakan target saat membuka posisi beli atau jual, atau menjadi sumber sinyal.
Garis merah menunjukkan channel atau garis tren yang menggambarkan tren saat ini dan mengindikasikan arah utama yang disarankan untuk trading.
Indikator MACD (14,22,3) – histogram dan garis sinyal – adalah indikator tambahan yang juga dapat digunakan sebagai sumber sinyal.
Pernyataan penting dan rilis laporan (yang tercantum dalam kalender berita) dapat berdampak signifikan pada pergerakan pasangan mata uang. Karena itu, saat rilis data tersebut, trading sebaiknya dilakukan dengan sangat hati-hati, atau trader dapat keluar dari pasar untuk menghindari pembalikan tajam yang berlawanan dengan pergerakan sebelumnya.
Pemula yang trading di pasar forex perlu mengingat bahwa tidak setiap transaksi akan menghasilkan keuntungan. Mengembangkan strategi yang jelas dan mempraktikkan pengelolaan risiko dan modal yang baik adalah kunci keberhasilan jangka panjang dalam trading.
TAUTAN CEPAT