Pasangan mata uang EUR/USD pada hari Rabu terus bergerak seolah-olah "sekadar memenuhi kewajiban". Volatilitas kembali sangat rendah, dan untuk minggu keempat berturut-turut, harga masih berada dalam koreksi naik yang lemah dan nyaris datar. Kami menilai pergerakan saat ini lebih tepat disebut sebagai pergerakan datar, karena euro sebagian besar bergerak di dalam salluran horizontal 1,1362–1,1461. Dengan demikian, setelah mencapai batas atas saluran ini, pergerakan menuju batas bawah pun dimulai, yang telah kita saksikan selama beberapa hari terakhir. Mengingat lemahnya pergerakan dan adanya pola datar, kami menilai tidak ada faktor fundamental, makroekonomi, maupun geopolitik yang saat ini benar-benar memengaruhi pasar. Peristiwa-peristiwa individual mungkin memicu reaksi pasar, tetapi skalanya sangat kecil sehingga sulit untuk menilai apakah itu hanya "kebisingan" pasar atau reaksi yang sesungguhnya. Kemarin, tidak ada laporan yang dirilis baik di Zona Euro, Jerman, maupun AS, dan tidak ada peristiwa fundamental yang terjadi. Sepanjang hari, pasar praktis tidak memiliki alasan untuk bereaksi.
Dari sudut pandang teknikal, pasangan ini mempertahankan sedikit bias naik, tetapi tren tersebut pada praktiknya lebih menyerupai pergerakan sideway. Harga telah kembali ke saluran horizontal 1,1362–1,1461, dan pergerakan naik dalam beberapa minggu terakhir begitu lemah sehingga sulit untuk menyebutnya sebagai tren yang jelas. Dalam kondisi datar, garis-garis indikator Ichimoku juga cenderung lemah. Volatilitas tetap rendah.
Pada time frame 5 menit hari Rabu, harga dua kali memantul dari garis Senkou Span B dan seolah-olah membentuk dua sinyal jual. Namun, apa gunanya sinyal-sinyal tersebut jika harga bergerak sideway sepanjang hari, dengan total volatilitas hanya sekitar 25 pip? Jika pasar hampir tidak bergerak, sinyal apa pun tidak akan menghasilkan profit.

Laporan COT terbaru bertanggal 14 Juli. Ilustrasi pada time frame mingguan menunjukkan bahwa posisi bersih para trader non-komersial masih bullish, tetapi telah turun secara signifikan akibat peristiwa geopolitik. Dalam beberapa bulan terakhir, para trader melepas mata uang Eropa dan beralih ke dolar AS. Kebijakan Donald Trump tidak berubah, tetapi dolar sempat berperan sebagai "mata uang cadangan" untuk sementara waktu. Namun, proses ini mungkin sudah berakhir.
Kami masih belum melihat faktor fundamental yang mendukung penguatan euro, sementara itu faktor yang memadai untuk pelemahan dolar AS masih ada. Perang di Timur Tengah sempat membuat dolar menjadi sangat menarik, tetapi ketika faktor ini mencapai "tanggal kedaluwarsa"-nya, semuanya akan kembali normal. Dan tanggal kedaluwarsa itu mungkin sudah lewat. Dalam jangka panjang, euro bisa turun hingga serendah 1,08$ (garis tren), tetapi tren naiknya tetap relevan. Selama beberapa bulan penguatan dolar terakhir, pasangan ini tidak bergerak secara signifikan mendekati garis tersebut.
Posisi garis merah dan biru pada indikator menunjukkan adanya paritas antara para pembeli dan penjual. Selama pekan pelaporan terakhir, jumlah posisi long dalam kelompok "Non-commercial" meningkat sebesar 6.900, sementara jumlah posisi jual naik 3.300. Dengan demikian, posisi neto naik 3.600 kontrak selama sepekan.

Pada time frame per jam, tren korektif naik masih terus terbentuk, yang pada dasarnya berupa pergerakan mendatar. Situasi di Timur Tengah tetap tegang dan belum menunjukkan perbaikan. Pasar terus mengabaikan banyak faktor yang mendukung euro, sehingga mata uang Eropa tidak mampu menunjukkan kenaikan yang berarti. Namun, dalam beberapa minggu terakhir, dolar juga gagal menguat. Pasar praktis berada dalam kondisi stagnan.
Untuk 23 Juli, level-level trading yang perlu diperhatikan adalah — 1,1234, 1,1274, 1,1362, 1,1461, 1,1536–1,1542, 1,1585, 1,1657–1,1666, 1,1750–1,1760, 1,1786, 1,1830–1,1837, serta garis Senkou Span B (1,1430) dan Kijun-sen (1,1425). Garis-garis indikator Ichimoku dapat bergerak sepanjang hari, dan hal ini perlu diperhitungkan saat menentukan sinyal trading. Jangan lupa menggeser Stop Loss ke breakeven jika harga bergerak sesuai arah posisi sejauh 15 pip. Ini akan melindungi dari potensi kerugian jika sinyal ternyata keliru.
Pada hari Kamis, akan berlangsung pertemuan European Central Bank di zona euro yang saat ini diabaikan pasar, dan dengan probabilitas 90% diperkirakan suku bunga akan tetap tidak berubah. Di AS, akan dirilis data klaim tunjangan pengangguran, yang diperkirakan tidak akan memberi dampak signifikan. Dengan demikian, kecil kemungkinan kita akan melihat pergerakan kuat hari ini atau berakhirnya fase datar.
Hari ini, para trader dapat mempertimbangkan posisi jual dengan target 1,1362 jika harga memantul dari area garis Senkou Span B dan Kijun-sen. Posisi beli dapat dibuka dengan target 1,1461 dan 1,1480 jika pasangan ini mampu terkonsolidasi di atas garis Senkou Span B. Perlu diingat bahwa saat ini hampir tidak ada pergerakan berarti di pasar.
Level support dan resistance diwakili oleh garis merah tebal, di sekitar area tersebut pergerakan harga dapat berakhir. Garis-garis ini bukan sumber sinyal trading.
Garis Kijun-sen dan Senkou Span B adalah garis indikator Ichimoku yang dipindahkan ke time frame per jam dari time frame 4 jam. Garis-garis ini tergolong kuat.
Level ekstrem diwakili oleh garis merah tipis, dari mana harga sebelumnya pernah memantul. Garis-garis ini merupakan sumber sinyal trading.
Garis kuning adalah garis tren, kanal tren, dan pola teknikal lainnya.
Indikator 1 pada grafik COT menunjukkan besaran posisi bersih dari setiap kategori pelaku pasar.
TAUTAN CEPAT