Pengujian harga di 1,3583 bertepatan dengan momen ketika indikator MACD mulai bergerak naik dari garis nol, mengonfirmasi titik masuk yang tepat untuk membeli pound. Alhasil, pasangan ini hampir mencapai level target 1,3602.
Sifat data AS yang beragam memberikan sedikit tekanan pada dolar, tetapi itu sudah cukup untuk memicu penurunan kecil terhadap pound. Pasar tenaga kerja tampak kuat, dengan penurunan klaim awal tunjangan pengangguran menjadi 203.000 untuk minggu yang berakhir 22 Agustus, dari 229.000 setahun sebelumnya, dan jumlah penerima tunjangan jauh lebih rendah dibandingkan tahun lalu. Penurunan terbesar tercatat di Michigan dan California, dan tidak ada negara bagian yang terhubung dengan program perpanjangan tunjangan pengangguran, yang menyoroti kekuatan pasar kerja. Namun, sektor perdagangan luar negeri secara tajam meredam sentimen. Defisit barang melonjak menjadi $118,8 miliar, dan peningkatan impor di tengah penurunan ekspor menciptakan hambatan bagi PDB pada kuartal ketiga karena impor dikurangkan dalam perhitungannya. Pengisian kembali persediaan menambah ketidakpastian, menyisakan pertanyaan terbuka apakah perusahaan-perusahaan sedang menimbun stok untuk mengantisipasi permintaan di masa depan atau justru permintaan sudah melemah.
Poundsterling Inggris memanfaatkan pelemahan tipis dolar dan sedikit menguat terhadapnya. Namun, tidak adanya laporan fundamental dari Inggris pada paruh pertama hari ini membuat pound kehilangan pemicu pergerakannya sendiri. Tanpa data baru, para trader tidak memiliki alasan untuk meninjau kembali posisi mereka, dan biasanya indikator-indikator ini yang mengarahkan ekspektasi mereka. Ketika tidak ada data, pound menjadi bergantung pada faktor eksternal, dan sentimen umum terhadap dolar akan tetap menjadi panduan utama. Selain itu, volatilitas hampir pasti akan bertahan pada level yang cukup rendah, terutama menjelang pidato Ketua Federal Reserve Kevin Warsh di Jackson Hole. Menjelang acara penting seperti itu, para pelaku pasar cenderung menahan diri dari aksi agresif, menunggu sinyal mengenai arah kebijakan Fed ke depan.
Untuk strategi intraday, saya akan lebih mengandalkan penerapan Skenario No. 1 dan No. 2.
Skenario No. 1: Saya berencana untuk membeli pound hari ini ketika titik masuk berada di sekitar 1,3595 (garis hijau pada grafik) dengan target kenaikan hingga level 1,3615 (garis tebal hijau pada grafik). Di 1,3615, saya berencana untuk keluar dari pasar dan sekaligus menjual pound berlawanan arah, dengan mengantisipasi pergerakan sebesar 30–35 pip dari titik masuk. Kenaikan pound hari ini dapat diantisipasi, sejalan dengan tren. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai bergerak naik dari sana.
Skenario No. 2: Saya juga berencana untuk membeli pound hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada level 1,3582, dengan indikator MACD di area oversold. Hal ini akan membatasi potensi penurunan GBP/USD dan memicu reversal naik di pasar. Kenaikan dapat diantisipasi menuju level berlawanan di 1,3595 dan 1,3615.
Skenario No. 1: Saya berencana untuk menjual pound setelah level 1,3582 (garis merah pada grafik) diperbarui, yang akan memicu penurunan cepat pasangan tersebut. Target utama bagi penjual akan berada di 1,3560, tempat saya berencana untuk menutup posisi jual dan segera membeli berlawanan arah (dengan mengantisipasi pergerakan sebesar 20–25 pip dari level tersebut). Hanya berita buruk yang akan kembali menekan pound. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai bergerak turun dari sana.
Skenario No. 2: Saya juga berencana untuk menjual pound hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada level 1,3595, dengan indikator MACD di area overbought. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan GBP/USD dan memicu reversal menurun di pasar. Penurunan dapat diantisipasi menuju level berlawanan di 1,3582 dan 1,3560.

Catatan: Trader forex pemula perlu mengambil keputusan masuk dengan sangat hati-hati. Sebelum laporan fundamental utama dirilis, sebaiknya tetap di luar pasar untuk menghindari fluktuasi harga yang tajam. Jika Anda memutuskan untuk trading saat rilis berita, selalu pasang stop order untuk meminimalkan kerugian. Tanpa memasang stop order, Anda dapat dengan cepat kehilangan seluruh deposit, terutama jika Anda trading dengan volume besar dan tidak menerapkan pengelolaan modal dengan tepat.
Dan ingat, trading yang sukses memerlukan rencana trading yang jelas, seperti yang telah diuraikan di atas. Mengambil keputusan trading secara spontan hanya berdasarkan situasi pasar saat ini pada dasarnya adalah strategi yang merugikan bagi trader intraday.
TAUTAN CEPAT