Uji harga di 1.3220 terjadi ketika indikator MACD baru mulai bergerak turun dari garis nol, sehingga mengonfirmasi titik masuk yang valid untuk melakukan penjualan pound. Akibatnya, pasangan ini turun lebih dari 25 pip.
Dolar AS menguat pada hari Jumat lalu setelah data menunjukkan bahwa jumlah pekerjaan di AS kembali meningkat pada bulan Maret, sementara tingkat pengangguran turun secara tak terduga. Laporan tersebut menunjukkan bahwa non-farm jobs meningkat sebesar 178.000 pada bulan lalu. Angka ini lebih baik dari perkiraan analis yang hanya mengantisipasi kenaikan pekerjaan sebesar 68.000. Pada saat yang sama, tingkat pengangguran turun menjadi 4,3% dari 4,4% di bulan Februari.
Hal ini menunjukkan bahwa kekurangan tenaga kerja mulai terbentuk di pasar kerja, yang biasanya merupakan sinyal positif bagi perekonomian. Penurunan pengangguran juga dapat mendorong pertumbuhan upah, yang pada gilirannya akan mendukung belanja konsumen. Indikator makroekonomi yang positif di pasar tenaga kerja AS mengindikasikan bahwa Federal Reserve mungkin akan mempertahankan suku bunga tanpa perubahan, karena kondisi pasar kerja yang stabil merupakan faktor kunci yang memengaruhi keputusan kebijakan moneter The Fed.
Hari ini tidak ada rilis data dari Inggris, sehingga tekanan terhadap pound dapat kembali muncul kapan saja.
Untuk strategi intraday, saya akan berfokus pada penerapan skenario beli (Buy Scenario) #1 dan #2.
Skenario #1: Saya berencana membeli pound hari ini saat harga mencapai titik masuk di 1.3222 (garis hijau pada grafik), dengan target di 1.3247 (garis hijau yang lebih tebal pada grafik). Di level 1.3247, saya berencana menutup posisi beli dan langsung melakukan penjualan (mengantisipasi pergerakan 30–35 poin ke arah berlawanan dari titik masuk). Kenaikan tajam pound hari ini tampaknya tidak terlalu mungkin. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas level nol dan baru mulai bergerak naik dari level tersebut.
Skenario #2: Saya juga berencana membeli pound hari ini jika harga menguji level 1.3208 dua kali berturut-turut sementara indikator MACD berada di area jenuh jual (oversold). Hal ini akan membatasi potensi penurunan pasangan dan mendorong pembalikan pasar ke atas. Kenaikan ke level berlawanan di 1.3222 dan 1.3247 dapat diharapkan.
Skenario #1: Saya berencana menjual pound hari ini setelah harga mencapai 1.3208 (garis merah pada grafik), yang akan memicu penurunan cepat pada pasangan tersebut. Target utama penjual adalah level 1.3182, di mana saya berencana menutup posisi jual dan langsung melakukan pembelian kembali (mengantisipasi pergerakan 20–25 poin ke arah berlawanan dari level tersebut). Tekanan terhadap pound dapat kembali kapan saja. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah level nol dan baru mulai bergerak turun dari level tersebut.
Skenario #2: Saya juga berencana menjual pound hari ini jika harga menguji level 1.3222 dua kali berturut-turut sementara indikator MACD berada di area jenuh beli (overbought). Hal ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan dan mendorong pembalikan pasar ke bawah. Penurunan ke level berlawanan di 1.3208 dan 1.3182 dapat diharapkan.

TAUTAN CEPAT