Data baru mengenai kesepakatan antara AS dan Iran kemarin memberikan dukungan bagi aset berisiko. Sebuah nota kesepahaman antara AS dan Iran bocor ke media, yang menyatakan penghentian perang secara langsung dan definitif serta mencakup ketentuan bagi AS untuk mencabut blokade angkatan laut. Dokumen ini, yang dihasilkan dari negosiasi yang panjang dan tegang, membuka babak baru dalam hubungan antara kedua kekuatan tersebut.
Aspek kunci dari nota kesepahaman tersebut adalah persetujuan AS untuk mencabut blokade angkatan laut, yang secara signifikan membatasi perdagangan dan pergerakan kapal Iran, dan pencabutan sanksi terhadap Iran. Keputusan ini tidak diragukan lagi akan berdampak signifikan pada situasi ekonomi Iran, memfasilitasi pemulihan hubungan perdagangan normal dan berkontribusi pada pengembangan ekonomi nasional. Sebagai imbalannya, Iran telah berkomitmen untuk mengambil langkah-langkah untuk mengurangi program nuklirnya. Namun, dokumen tersebut belum ditandatangani. Diperkirakan bahwa para pihak terkait akan menandatanganinya pada hari Jumat ini di Swiss.
Mengenai data hari ini, angka indeks harga konsumen zona Euro diperkirakan akan dirilis pada paruh pertama hari ini, bersamaan dengan indeks harga konsumen inti. Christine Lagarde, presiden Bank Sentral Eropa, juga akan berpidato. Jika indeks harga konsumen melebihi prediksi, hal itu dapat mendorong euro lebih tinggi karena pasar mulai memperhitungkan kemungkinan berlanjutnya pengetatan kebijakan moneter ECB. Dalam skenario seperti itu, pidato Lagarde akan menjadi momen kunci. Komentarnya akan dianalisis secara cermat untuk mendapatkan sinyal mengenai niat bank di masa depan, terutama mengenai kemungkinan kenaikan suku bunga.
Mengenai poundsterling, data serupa akan dirilis untuk Inggris hari ini. Jika angka-angka tersebut melebihi prediksi para ekonom, pertemuan Bank of England besok dapat berlangsung dalam format yang agak rumit. Data inflasi merupakan indikator kunci bagi bank sentral dalam pengambilan keputusan kebijakan moneter, dan Bank of England tidak terkecuali. Ekspektasi inflasi yang tinggi atau meningkat dapat mendorong bank sentral untuk memperketat kebijakan moneter, yang secara signifikan berdampak pada pasar mata uang.
Kenaikan suku bunga biasanya memperkuat mata uang nasional, tetapi dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi.
Jika data sesuai dengan ekspektasi para ekonom, disarankan untuk bertindak berdasarkan strategi Mean Reversion. Jika data jauh lebih tinggi atau lebih rendah daripada ekspektasi para ekonom, strategi Momentum adalah pilihan terbaik.



TAUTAN CEPAT